sejenak mari kita lepaskan hiruh-pikuk dunia yang fana ini
lupakan semua status, title dan kedudukan kita saat ini
tundukkan wajah dan pejamkan mata kita. marilah kita menengok kebelakang.
sepuluh, duapuluh, ataupun tigapuluh tahun yang lalu sesaat sebelum kita dilahirkan kedunia ini.
bayangkan seorang wanita yang sedang hamil tua. ya itulah ibu kita. rasa lelah, letih tergambar diwajah wanita itu karena terbebani bayi yang ada didalam perutnya. dan sekarang dia sedang meregang kesakitan. keringat dingin mulai menetes satu demi satu. sekuat tenaga dia tahan untuk tidak berteriak. dia gigit bibirnya sekuat tenaga, namun apa daya rasa sakit itu terasa semakin dahsyatnya, sehingga teriakanpun terlontar.
aduuuh…sakit ya Allah…sakit…
semenit, setengah jam, satu jam, dua jam lebih ibu mengerang kesakitan, hingga akhirnya… tetes demi tetes darah mulai mengucur, mata membeliak dan suasana yang tegang. ya saat itu ibu sedang bertarung antara hidup dan matinya. hingga akhirnya terdengarlah tangisan yang membahagiakan jiwa yang menandakan bahwa kita telah terlahir di dunia.
kesakitan yang teramat sangat itu tidak dihiraukannya, sebuah senyuman bahagia dari ibu menyambut kelahiran kita.
sekarang mari kita kembali kedepan…
kita lihat sosok wanita itu sekarang. kulitnya telah keriput, mahkotanya yang hitam pekat telah berubah memutih, jalannyapun tertatih-tatih.
itulah ibu kita. dimana kita sering membantah perintahnya karena malas, meminta upah atas jasa-jasa kita. namun apa jawaban ibu kita?
- ongkos mengandungmu selama sembilan bulan; GRATIS
- ongkos berjaga malam karena menjagamu; GRATIS
- ongkos air mata yang menetes karenamu; GRATIS
- ongkos mengurusimu saat sakit; GRATIS
- ongkos memberimu makan,minum dan pakaian; GRATIS
jumlah keseluruhan nilai kasih sayangku; GRATIS
dan suatu saat nanti nisan ibu kita akan terpancang ditanah.
tak kan ada lagi panggilan merdu dari ibu
tak akan ada lagi dekapan kasih sayang dari ibu
tak akan ada lagi tatapan sayang dari ibu
tak ada lagi kesempatan tuk berbakti kepadannya dan bersujud memohon apunnya
dan pada ibumu diciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia serta isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup hangat, nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang terlelap tidur.
dan pada ibumu diberikan kekuatan untuk dapat melahirkan bayi dari rahimnya, walau kerapkali ia menerima cercaan dari anaknya. diberikan keperkasaan yang akan membuatnya tegar dan bertahan saat yang lain telah putus asa.
dan pada ibumu diberikan kesabaran untuk merawat keluarganya walau lelah, letih dan sakit,tanpa adanya keluh kesah darinya.
dan pada ibumu diberikan rasa kasih sayang yang tak terhingga untuk mencintai dan menyayangi anaknya dalam kondisi dan situasi apapun. walau seringkali anak-anaknya melukai perasaan dan hatinya.
sentuhan kasih inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya. sentuhan sayang inilah yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang mengantuk menahan lelap.
sekarang marilah kita menengok kesamping ibu kita.
ada seorang laki-laki yang setia menemani hidup ibu kita.
ya dia adalah ayah kita. badan yang dulu tegap, gagah sekarang mulai membungkuk dimakan usia. tangan yang semula kekar kini lemah lunglai.
tangan itulah yang selama ini bekerja keras untuk menghidupi kita, membiayai hidup kita. tak terhitung tetes keringat yang telah keluar untuk kita, namun tak sekalipun ia mengharapakan balas budi dari kita.
tubuh yang dulu tegap kini mulai membungkuk, tertatih ketika berjalan, sesekali terjatuh kepayahan. tetapi dia tetap tegar dan tak pernah mengeluh. ditelannya sendiri kerapuhan badannya. disaat yang sama kita berfoya-foya menghamburkan uang kuliah dengan sia-sia.
ketuklah sanubarimu kawan
lihatlah ayah ibumu sekarang
kapan terakhir kali kamu memeluk ibumu dengan kasih sayang?
kapan terakhir kali kamu bersujud dikaki ayahmu untuk meminta maaf atas segala kekhilafanmu?
sangat mungkin hari ini, besok,ataupun saat ini kita tak bisa menyapanya lagi.
tulisan ini dicopy dari dafhy

pagi om, ni cewk lho kok panggil mas sih???????????btw ayw bushw, punya anak cwok g?low punya ngantri yaaaaaaaaa